Sejarah

Sekilas tentang sejarah SMA Unggulan BPPT AL - Fattah

Kebutuhan akan sumber daya manusia yang berwawasan IPTEK dan IMTAQ mutlak dibutuhkan untuk meneruskan cita – cita perjuangan bangsa, oleh karenanya Ketua Yayasan Pondok Psantren Drs. KH. Agus Abdul Madjid Fattah menandatangani MOU dengan wakil Kepala Badan Pengkajian dan Penelitian (BPPT) Prof. Dr. Jose Roesman, PhD selaku ketua pengarah P3 IPTEK Pesantren pada tanggal 17 November 1998 yang disaksikan oleh Menristek Prof. Dr. Zuhal, M.Sc di Jakarta, pada saat itu lembaga yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 87 pesantren se-Indonesia guna mengikuti program yang akan dilaksanakan oleh BPPT. Yayasan Pondok Pesantren Al – Fattah Lamongan memilih salah satu jalur yaitu bidang pendidikan dan pengembangan IPTEK pesantren, maka berdirilah SMA Unggulan BPPT Al Fattah yang merupakan SMA Unggulan pertama dan satu satunya di Kabupaten Lamongan.

Pada tahun pelajaran  1999/2000 sekolah SMA UNGGULAN BPPT AL FATTAH hanya memiliki 22 siswa dan Alhamdulillah semua lulusan angkatan pertama berhasil diterima diuniversitas negeri favorit dan berhasil memenangi kejuaraan KARYA ILMIAH REMAJA (KIR) nasional. Atas prestasi yang dicapai itulah sekolah mendapatkan hati dan kepercayaan masyarakat luas dan pada akhirnya siswa yang belajar di SMA UNGGULAN BPPT AL FATTAH tidak hanya dari daerah sekitar tetapi dari luar pulau jawa.

Sampai saat ini, SMA Unggulan BPPT Al Fattah merupakan SMA Unggulan pertama dan satu satunya SMA di Kabupaten Lamongan yang bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penelitian Teknologi (BPPT).